Tuesday, 9 February 2016

Pendakian Gunung Guntur dan Tanam Pohon

Tanggal cantik enggak ada yang ngajak piknik huhhu sedih. Akhirnya aku banting otak buat cari pelampiasan kaki yang keram (akibat kurang piknik), dengan bajet yang terbatas hanya mengandalkan nekat yang kuat tapi tetap sefety yang harus selalu diutamakan adalah keselamatan.

Mulailah kami berunding untuk mencari tempat piknik yang indah nan murah meriah. Terpilihlah gunung guntur, yang ada di wilayah Jawa Barat tepatnya di Garut tempat gunung yang mudah di jangkau, hingga kami putuskan gunung guntur lah yang akan kami tuju. Keesokan harinya kami mulai packing barang-barang yang penting untuk mendaki seperti tenda, matras, kompor, alat masak, jaket gunung, sleppingbag dan barang-barang penting lainnya.

Kami berangkat pukul 12:00 dengan 6 orang sahabat dan saya yang terhitung menjadi 7 orang temanku termasuk saya yang bernama : Agus salim, Apriyadi, Gugun, indra, dan duo kembar yaitu Arif rahmanto dan Arif rahmadi dan saya sendiri Maulana akhsan.

Tujuan pertama kami adalah pasar induk Tangerang, disanalah kami akan mencari mobil\truck yang bertujuan ke Gunung Guntur Garut. Sampai di pasar induk pukul 01:00 kami mulai mencari truck, begitu kagetnya kami di pasar induk ternyata sudah banyak pendaki dari tangerang yang ingin menaiki truck sayur tujuan Garut, pukul 02;00 kami belum juga mendapatkan tumpangan, akhirnya kami memutuskan untuk beralih ke truck yang ada di pasar beras yang letaknya tak jauh dari pasar induk tepatnya di depan pasar induk.

Akhirnya kami mendapatkan truck tujuan garut, dengan ongkos 25 ribu per orang, murah memang tapi siap-siap mengahadapi angin malam di jalan dengan mobil truck terbuka, (jangan lupa pakai SB tidurnya).

Pendakian Guntur dan Tanam Pohon
Bobo cantik di truck
Jam 08:00 sampailah kami di depan gapura pintu masuk Gunung guntur. letak basecamp pendaftaran masih jauh kedalam hingga kami harus berjalan kedalam untuk menuju base camp pendaftaran terakhir gunung guntur.

Pendakian Guntur dan Tanam Pohon
Menuju Basecamp Guntur

Sampailah kami di basecamp pendaftaran, simaksi Rp. 7500 per orang. Oke, selesai daftar mulailah perjalanan kami lanjutkan mendaki Gunung guntur, yang sebagian pendaki menjuluki gunung guntur dengan sebutan replika gunung semeru, yang ada di malang Jawa Timur, ya memang gunung ini mempunya track sangat lengkap, track tanah, pasir, krikil, batu semua track ada di gunung ini, tetapi kami sudah santai dengan gunung ini karena kami sudah 3 kali ke Gunung guntur dan ini yang ke 4 kali jadi kami cukup tau tentang tracknya dan tetap waspada karena  bahaya tak  bosan menghampiri.

Tepat jam 10:00 mulailah kaki kami berjalan dari pos pendaftaran ke pos 1, dari pos pendaftaran ke pos 1 kami di suguhkan track pasir, maklum di gunung ini masih banyak penambang pasir ilegal di sekitaran kaki Gunung guntur. oyeah tak apalah demi kesenangan kami langkah kami tak akan berhenti untuk menuju puncak gunung guntur. (semangat)



Pendakian Guntur dan Tanam Pohon
Track Menuju Pos 1
Sampailah kami di pos 1 guntur kami istiraahat sejenak karna jauhnya pos pendaftaran ke pos 1 dengan memikul kulkas 2 pintu yang kami bawa, (hahaha), 15 menit kami beristirahat tanpa selfi-selfi, karena tujuan kami langsung menuju pos 3.

Setelah kami melewati pos 2, tanpa istirahat kami langsung ke pos 3, di perjalanan menuju pos 3 kami bertemu kelompok yang sedang membawa bibit-bibit pohon, terpikirlah oleh kami untuk membantu penanaman pohon tersebut dan kami sepakat akan membantu membawa bibit pohon itu menuju pos 3, tempat penanaman pohon. karana dari pos 3 ke puncak memang hanya ada sedikit pohon, bahkan bisa di hitung oleh jari dan tidak sedikit orang bilang bilang gunung guntur ini memiliki puncak botak hanya dengan padang rumputnya saja. maka dari itu artikel ini saya beri judul Pendakian Gunung Guntur dan Tanam Pohon.

pendakian guntur dan tanam pohon
Tanam pohon Pos 3


Akhirnya kami sampai di pos terakhir yaitu pos 3, lalu kami buka tenda di daerah pos 3, volunter Guntur menyarankan untuk tidak camp di puncak, kami tidak diberi alasan padahal 3 kali kami mendaki gunung guntur kami selalu camp dipuncak tapi sekarang sudah tidak boleh, mau apa di kata kami harus cepat-cepat buka tenda karena cuaca juga sudah mulai mendung.

Suasana di pos 3 seperti pasar dadakan sampai-sampai kami susah untuk mencari tempat untuk membuka tenda dan ada sedikit lahan mirimg yah cukuplah untuk kami bobo ganteng. Tenda pun sudah mulai terbentuk lalu pas banget hujan turun, untung kami tepat membuka tenda kalau tidak bisa kebasahan semua.  hmmmmm.

Haripun mulai gelap, waktu menunjukan pukul 07:00 hujan juga mulai berhenti kami mencoba untuk keluar tenda dan keindaahan guntur pun terlihat "wow" sangat indah sekali pemandangan kota garut dengan kerlip lampu-lampu rumah terlihat kecil dari sini, Kami menikmati malam dengan segelas kopi dan memandangi kota garut yang indah.

Pendakian Guntur dan Tanam Pohon
Kota Garut

Kopi habis, lalu kami mulai makan malam karena perut terasa kosong setelah perjalanan yang cukup menghabiskan tenaga. Selepas makan kami merencanakan untuk sumit attack pukul 02:30. Gunung Guntur memiliki 5 puncak yang mempunyai keindahan tersendiri jangan sampai sobat-sobit melewati momen indah yang tidak bisa didapatkan dirumah.

Summit Attack


Jam menunjukan pukul 02:00 lalu kami melakukan persiapan untuk summit attack, tak lupa mengisi perut makan-makan kecil dan segelas teh hangat agar badan tidak tegang. Jam 02:30 kami mulai summit attack sambil berdoa di dalam hati agar di mudahkan perjalanan kami menuju puncak gunung Guntur.

Ditrack menuju puncak ternyata sudah banyak sekali pendaki menuju tujuan yang sama, perjalananpun padat merayap seperti arus mudik, hahahaha, mungkin tanggalnya yang tepat untuk piknik. Dalam perjalanan ke puncak banyak sekali bebatuan besar yang jatuh dari atas mungkin karna banyaknya pendaki dan ada juga pendaki ceroboh yang salah menginjak bebatuan besar. dia tidak memikirkan orang yang ada di bawah, tidak terhitung sudah berapa kali orang yang teriak " Bbatuuuu help me" (versi lebay). hhiiiiii.
Dengan setapak perlahan kaki kecil kami akhirnya sampai di puncak 1 tepatnya pukul 05:40. Kami istirahat sejenak dan melanjutkan langkah kecil yang unyu-unyu menuju puncak 2 Gunung guntur, dari puncak 2 Gunung Guntur barulah terlihat keindahan dan keperkasaan gunung guntur serasa tak ada beban semua hilang di sini dengan keindahan yang menawan (kalian harus coba). Kami buka perbekalan yang sudah disiapkan, srupuuttss kopipun berlangsung dengan sengit, "pagi di puncak 2".

pendakian guntur dan tanam pohon
Ngopi
Tidak terasa 30 menit sudah kami di puncak 2, lalu kami sepakat untuk menuju puncak 3 (top puncak).

Sesampainya kami di puncak 3 kami benar-benar terdiam, karena sudah tiga kali kami ke gunung guntur baru kali ini kami melihat gumpalan awan yang menawan nan cantik. Selesai berfoto-foto kami sepakat untuk tidak melanjutkan ke puncak 4 dan 5 Gunung guntur karena pagi yang kami lalui sudah menjadi siang. 
Puncak 3
Akhirnya kami melanjutkan perjalanan turun menuju tenda, perjalanan turun cukup cepat karena kami sudah tau cara cepat untuk turun, dan kami mencari jalur air yang biasa kami lewati, track ini isinya krikil kami harus behati-hati untuk menuruninya salah pijak sedikit bisa terguling-guling. Sampailah kami di tenda masak-masak untuk makan sebelum turun, 

pendakian guntur dan tanam pohon
Makan ala dayak

Menuju Rumah Tercinta


Tepatnya jam 11:00 siang  Kami mulai turun dari pos 3 ke bawah .belum sampai pos 2 kami di beri cobaan yaitu berupa hujan yang sangat besar, yang membuat kami basah kuyup sialnya kami tidak menemukan jas hujan yang kami packing, mungkin kami lupa memasukkan ke dalam ransel. "PELAJARAN periksalah barang-barang dengan teliti bahkan kalau perlu cek kembali bawaan sebelum benar-benar mendaki"
Baca juga : Cara mengatasi gejala hipotermia.
Dengan baju basah dan hujan yang cukup kencang kami menuruni gunung dengan kedinginan dan beban tas yang bertambah berat karna basah. tak teras kami sudah di pos pendaftaran mungkin karna sudah kedingin jadi tak sadar apa yang kami lewati. (tetap terjaga). Di pos pendaftaran kami hanya sebentar, dan kami berniat bermalam 1 hari lagi di rumah nenek teman kami yang berada di kaki Gunung guntur, keesokan harinya kami baru akan menuju kembali ke rumah tercinta. 

Kami menaiki bus di depan pom bensin tanjung jalan raya leles tepatnya jam 11:00, ongkos bus 50 ribu perorang, sampai ke terminal Kp. Rambutan jam 18:00, lalu kami mencari bus jurusan Tangerang dan ongkos 15 ribu perorang, akhirnya kami sampai di rumah dengan selamat. senang dan kepala sedikit pusing karena hujan-hujanan kemarin. (nakanya periksa lagi tuh bawaannya). hahahaa kacian.

Naik gunung tidak harus mahal, utamakan keselamatan. salam lestari, salam bunga padi.


by: Maulanan akhsan (Pala Baja)


EmoticonEmoticon