Sunday, 6 March 2016

Jalur Pendakian Gunung Papandayan Cocok untuk Pendaki Pemula

Yey, akhirnya saya bisa nulis cerita lagi setelah paket modem abis hihihi.. Kali ini saya akan bercerita pendakian Gunung Papandayan. Belakangan ini mendaki Gunung seakan menjadi aktivitas favorit, mungkin terinspirasi oleh Soe Hok Gie atau Film layar lebar seperti 5cm.

Dari kisah hidup Soe Hok Gie atau film 5cm merupakan gunung yang menurut saya pribadi wah banget dan bagaimana bagi para pendaki pemula ? Bagi para pendaki pemula tidak harus langsung terjun ke Gunung yang di ceritakan film atau kisah hidup aktivis Soe hok gie, para sobat-sobit Petani bisa terjun kegunung yang agak bersahabat treknya seperti Gunung Papandayan.

Menurut saya pribadi Gunung Papandayan merupakan Gunung yang terlengkap di kawasan Garut, disana para sobat-sobit Petani akan disuguhkan dengan pemandangan kawah blerang, hutan mati serta kebon edelweis.

Tentang Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

Gunung Papandayan terletak di Kabupaten Garut tepatnya di Kecamatan Cisurupan Jawa Barat. Gunung papandayan memiliki ketinggian kurang lebih 2665 mdpl, serta termasuk dalam Gunung Berapi yang paling menarik perhatian para pendaki dan pecinta alam.

Dalam cacatan sejaran Gunung Papandayan sudah sering sekali meletus, letusan terbesar terjadi pada tahun 1772 tepatnya pada tanggal 12 Agustus. Letusan yang terjadi waktu itu sedikitnya telah menghancurkan 40 desa serta menewaskan sekitar 2957 orang.

Pada tahun 1923 tepatnya 11 Maret telah terjadi sedikitnya 7 kali erupsi di Kawah Baru, erupsi ini dimulai dengan gempa yang berpusat di Cisurupan. Pada tahun 1924 tepatnya pada tanggal 25 Januari Suhu Kawah Mas meningkat, letusan lumpur dan batu terjadi di Kawah Mas dan Kawah Baru yang telah menghancurkan hutan. Pada tahun 1925 letusan lumpur terjadi di Kawah Nangklak tepatnya pada tanggal 21 Februari dan pada tahun 1926 sebuah letusan kembali terjadi dan letusan ini termasuk letusan kecil yang  terjadi di Kawasan Mas.

Pendakian Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

Untuk para sobat-sobit petani yang baru pertama kali mau mencoba mendaki Gunung saya sarankan cobalah Gunung Papandayan, walau Gunung ini treknya bersahabat kamu harus ingat tetap utamakan keselamatan, mendaki dengan yang berpengalaman dan kamu bisa mengambil ilmu dari temanmu. Jangan pernah merehmehkan Gunung Papandayan karena bahaya tidak pernah bosan menghampiri kita, teman sayapun pernah mengalami hipotermia di Gunung Papandayan dan memutuskan langsung membawa turun menuju Desa Cisurupan.
Baca juga : Cara Mengatasi Gejala Hipotermia
Gunung Papandayan mempunyai 2 jalur yaitu jalur Pengalengan dan jalur Cisurupan. Jalur Cisurupan ini merupakan jalur favorit karena treknya yang bersahabat dan bisa dikatakan aman bagi pendaki pemula. Untuk mencapai Base Camp kalau para sobat-sobit petani ingin menghemat waktu bisa menyewa jasa ojek dengan tarif kurang lebih 25.ooo, sobat petani akan diantar menuju basecamp lalu registrasi setelah melakukan regis barulah perjalan dimulai.

Pada trek pertama sobat-sobit petani akan disuguhkan dengan trek berbatuan dan lumayan panas disarankan membawa sunblok kalau tidak ada pakai soffel haha.. stop. Tidak lama berselang akan tampak kawah yang sangat indah disarankan pakai masker karena asap blerang. Disitu sobat-sobit petani bisa berfoto ria.

Gunung Papandayan

Setelah puas dengan berfoto di kawasan kawah blerang perjalanan dilanjutkan menuju pintu Lawang Angin, disitu sobat-sobit akan menemukan 3 jalur diantaranya jalur yang menuju Camp Ground P. Salada tepatnya berada disebelah kiri, disebelah kanan menuju Tegal alun dan jalur lurus menuju Pengalengan. Usahakan buka tenda dikawasan Pondok Saladah karena dilokasi itu para sobat-sobit bisa menikmati segelas kopi serta disuguhkan dengan pemandangan sayidatina yang cantik-cantik.

Tidak terasa mataharipun mulai turun pelan-pelan dan saya teringat denga kata "ya Allah kini malammu telah tiba siangmu telah berlalau dan suara penyerumu telah didengarkan maka ampunilah dosaku", kalimat ini telah membuat saya sadar bahwa setiap manusia harus selalu ingat Allah.

Lanjut. Walaupun Gunung Papandayan terbilang Gunung yang bersahabat usahakan tetap safety prosedur, keperluan logistikpun harus lengkap, gunakan sepatu treking, jaket gunung, P3K dan lain-lain.

Pada jam 03:00 sobat-sobit bisa melanjutkan pendakian sediakan senter atau headlamp, perjalanan akan dilanjutkan menuju Tegal alun disana kamu akan disuguhkan dengan lebatnya edelweis dengan menikmati secangkir teh hangat sambil memandang matahari yang perlahan naik. Setelah puas di Pondok Salaadah para sobat-sobit petani bisa turun melalui jalur yang langsung menuju Hutan Mati. Lanjut selfie lagi donk. cekreek-cekkreek.

Gunung Papandayan
Gunung Papandayan

Loh puncaknya mana k ? haha. Maaf saya belum pernah kepuncak jadi ceritanya saya putuskan sampai Pondok salada.

Transportasi Menuju Gunung Papandayan

Jika sobat-sobit petani yang tinggal atau berada didaerah Tangerang atau Jakarta barat lebih tepatnya Jabodetabek dan ingin mengunjungi Gunung Papandayan, sobat-sobit petani bisa langsung menumpang truk sayur yang mangkal dikawasan Pasar Induk Tangerang, dengan armada yang cepat dan berpengalaman sobat-sobit akan langsung diantar sampai Desa Cisurupan.

Ketika sampai di desa cisurupan bila sobat-sobit petani tidak mau ribet sama calo plus punglinya serta mudah mencari bokingan transportasi, kalian bisa hubungi kang Agus Sobarna di 082121701529 Pin : 56E2E328. Beliau termasuk dalam katagori supir terhandal dan berpengalaman yang dapat mengantar kalian semua sampai camp davit dengan aman dan nyaman.

Sampai berjumpa diartikel berikutnya. Salam lestari salam bunga padi.


Bagikan

Jangan lewatkan

Jalur Pendakian Gunung Papandayan Cocok untuk Pendaki Pemula
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.