Tuesday, 1 March 2016

Gunung Rinjani Lombok Via Sembalun

Gunung Rinjani, yah bisa kita katakan gunung ini adalah gunung yang begitu tinggi, ketinggian gunung Rinjani ini sekitar 3.726 mdpl. Pada tahun 2014 saya pernah mendaki gunung Rinjani, gunung tertinggi yang pernah saya daki. Disini saya tidak sedang bercerita tentang pendakian saya, tetapi tentang apa yang saya tahu disana walau sedikit.

Tentang Gunung Rinjani

Gunung Rinjani

Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, gunung Rinjani ini termasuk gunung berapi kedua yang tertinggi di Indonesia. Gunung Rinjani merupakan gunung yang memiliki panorama keindahan yang begitu sexy diantara gunung-gunung lain di Indonesia. Menurut pengalaman saya pribadi gunung Rinjani ini gunung yang sakral dan pada malam 1 suro, Pendakian Gunung Rinjani pasti diramaikan oleh masyarakat bali yang beragama Hindu, ada yang membawa kerbau dan berpakaian putih. Masyarakat Lombok juga mengakuinya seperti Suku sasak yang mayoritas Muslim.

Mitos dan legenda, pantangan dan larangan lalu berkembang menjadi kepercayaan turun temurun, membuat gunung Rinjani menjadi semakin menarik untuk dieksplorasi terutama bagi pecinta alam, pecinta alam ghoib maupun nyata. Gunung Rinjani menjadi sumber inspirasi, kekuatan dan kehidupan bagi masyarakat Lombok dan Bali.

1. Geografi Gunung Rinjani

Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 meter ini mendominasi sebagian besar luas pulau Lombok terletak disebelah timur pulau Bali dan dapat ditempuh dengan bus dari jakarta menuju ketapang lalu menyebrang kebali kira-kira perorang 10 ribu serta  dilanjutkan lagi menyebrang dari bali ke Lombok menggunakan kapal Ferry kira-kira 45.000 itu waktu 2014 yah. lalu menuju ke Desa Sembalun. Sobat-sobit Petani pasti akan menemui anak-anak kecil  yang bermain dan entah mengapa saya menjadi kepo dengan apa yang mereka makan, disitulah saya mengenal buah jaitun dengan rasa yang hampir mirip dengan kelapa muda cara mengupasnya dengan menggunakan batu.
Gunung Rinjani



2. Flora dan Fauna Gunung Rinjani

Gunung Rinjani memang yang terkeren yang selama ini saya daki, bukan hanya keindahan alamnya saja ada banyak makhluk atau binatang yang hidup disana seperti Musang Rinjani, kijang, lutung budeng, trenggiling, burung cikua tanduk, dawah hutan, sepudang kuduk hitam dan masih banyak lagi jenis reptilia disana.

Tumbuhan yang terdapat di kawasan Gunung Rinjani diantaranya ialah : Jeletung, dedurenan, bayur, beringin, jambu-jambuan,rerau, edelweis dan yang paling unik terdapat dua jenis anggrek yaitu Perisstylus rinjaenensis dan P. Lombokensis.

3. Pantangan dan Larangan Gunung Rinjani

Seperti yang sudah saya ceritakan diatas, Gunung Rinjani adalah gunung yang disakralkan dan sangat dihormati sekali oleh masyarakat Bali dan Sasak Lombok yang ternyata memiliki larangan dan pantangan pada saat sobat-sobit petani melancong disana, sayapun menyaksikan itu ketika ada seorang pendaki hendak ambil air dan saya mendengar ia sedikit mmenyombongkan diri tidak lama kemudian ia terpeleset. yang ada dipikiran saya cuma "hmmmm". (mikir keras).

Pantangan dan larangan yang perlu sobat-sobit ketahui diantaranya : Tidak boleh berbicara kotor, sombong, kata-kata yang menunjukkan kehawatiran atau keluh kesah, konon ketika sobat-sobit berbicara tentang kekehawatiran dan hal yang dihawatirkan itu terjadi, misal sobat-sobit hawatir akan turun hujan dan berkata "sepertinya akan turun hujan" maka hujanpun akan turun (konon). ini sebenarnya tidak berlaku disini Gunung Rinjani saja digunung-gunung lain juga berlaku bahkan dikehidupan sehari hari kita agar hidup lebih baik.
Baca juga : Info Lengkap Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun
Bagi para suami istri dilarang keras berhubungan intim disana karena Gunung Rinjani adalah tempat sucinya bagi para masyarat Hindu karena meurut mereka Gunung Rinjani adalah tempat bersemayamnya para Dewa dan tempaat suci juga bagi suku Sasak karena dipercaya sebagai tempat tinggal para wali dan tokoh abadi Dewi Anjani.

5. Pendakian Gunung Rinjani

Gunung Rinjani


Gunung Rinjani setiap tahunnya banyak dikunjungi para pelancong dari lokal maupun mancanegara. selain puncak tujuan para pelancong adalah sagara anak sebuah danau kawah pada ketinggian 2000 m dpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa melewati desa sembalu dan desa senaru, dan kebanyakan pendaki melalui desa sembalun dengan rute yang landai tetapi panjang cuacapun amatlah panas karena kita akan melewati padang savana. Jangan lupa membawa sunblok. waktu yang ditempuh sekitar 9-10 jam menuju plawangan setelah melewati 7 bukit penyesalan.


Sedangkan bila sobat-sobit melalui jalur senaru akan disugukan dengan tanjakan yang tanpa jeda, dan enaknya  cuaca yang begitu lembut karena kita akan melewati hutan. Dari kedua lokasi ini kita membutuhkan waktu sekitar 9 atau 10 jam menuju bibir pegunungaan yaitu plawangan pada ketinggian 2.700.

Bila sobat-sobit petani ingin melancong kesana ajak-ajak yah, karena apa? Karena saya belum pernah kepuncak, jadi ceritanya saya akhiri sampai disini. Jangan diem dirumah, Indonesia indah brew, yukk liburan. Salam lestari salam bunga padi.



EmoticonEmoticon